Experience

Tampilkan postingan dengan label Internazionale. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internazionale. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Mei 2010

Liga Champions : Kalahkan Bayern 2-0, Internazionale raih treble

- 1 komentar
Terjawab sudah teka-teki yang akan jadi peraih treble musim ini. Ya, Internazionale Milan dengan gagah berhasil menundukkan Bayern Munich sekaligus memastikan meraih treble pada musim 2009/2010.

Skor 2-0 pada laga final Liga Champions Eropa menegaskan Inter sebagai yang terbaik di Eropa. Dengan gaya yang sedikit kurang disukai, Inter menepis segala kritik dengan hasil maksimal.

2 gol Diego Milito juga menegaskan kekuatan yang mereka di musim ini. Inter menjadi yang pertama dari negeri Spagheti yang mampu meraih treble. Inter mengikuti 5 klub lain di luar Itali sebagai treble winners...

Gelar Liga Champions juga menjadi spesial khususnya bagi pelatih Jose Mourinho. Mou berhasil mengalahkan Sang Guru Luis van Gaal sekaligus menjadi pelatih ketiga dalam sejarah yang berhasil meraih Liga Champions dengan 2 klub berbeda. Pada tahun 2004 Mourinho membawa Porto menjadi juara Eropa.

Congrats buat Internazionale dan Interisti di seluruh dunia.....!

Senin, 17 Mei 2010

Siapakah peraih treble musim ini? Inter atau Munich..

- Tidak ada komentar
Siapa peraih treble pada Liga Eropa musim ini? Tinggal dua nama yang pantas dan masih memiliki kesempatan untuk itu. Dua tim tersebut adalah Internazionale Milan dan Bayern Munich.

Kepastian peraih treble alias peraih tiga gelar dalam semusim akan diperoleh pada di final Liga Champions Eropa di Santiago Bernabeu, Madrid pada 22 Mei 2010.

Ahir minggu ini kedua tim sama-sama telah memastika dua gelar. Internazionale sukses mempertahankan gelar scudetto Serie A setelah mengalahkan tuan rumah Siena melalui gol tunggal Milito. Nilai Inter tidak terkejar AS Roma, walaupun pada pertandingan penutup berhasil meraih tiga poin.

Sedangkan Bayern Munich sukses mengalahkan pada perebutan Piala Liga Jerman atau DFB Pokal stelah menggunduli Werder Bremen 4-0 di Olympiastadion.

Siapa yang berhak menyandang yang terbaik sekaligus menjadi peraih treble musim ini?. Jawabannya 22 Mei di Santiago Bernabeu.....

Kamis, 29 April 2010

Pertandingan terbaik Liga Champions tersaji di Nou Camp....!

- Tidak ada komentar
Fantastis, bombastis, seru dan menegangkan... Itulah gambaran pertandingan semifinal kedua Liga Champions tadi malam.

Laga Barcelona kontra Internazionale di Nou Camp, menampilkan pertandingan terbaik selama tournamen ini dihelat. Sama-sama bermain ngotot membuat permainan cukup berimbang. Tercatat ball position kedua tim 75 : 25. Cukup seimbang khan..

Kedua tim melakukan penyerangan satu sama lain. Barcelona mengerahkan semua pemain terbaiknya termasuk 5 striker seperti Ibra, Pedro, Krkic, Messi dan Jeffren untuk dapat menembus pertahanan Inter.

Dilain pihak Inter tidak mau ketinggalan mengerahkan pemain depan mereka untuk bertahan dan menjaga kedua bek saya Inter. Etoo menjaga Dani Alves, sedangkan Milito menjadi pengawal Maxwell. Muantaaab..! Untuk menambah daya gedor Inter mengganti Milito yang terlihat kecapaian dengan striker oportunis dan haus gol Ivan Cordoba... wekksss....

Nah yang lebih fantastis adalah rotasi pemain di kubu Barca. Penjaga gawang Valdes beberapa kali mengganti peran Pique yang ikut menyerang yang akhirnya mampu membobol gawang Inter di menit ke-82. Bombastis....

Selain dari ball position, tendangan ke gawang pun cukup seimbang. Versi saya 18 untuk Barca dan 3 untuk Inter. Wowww...! Pokoknya saking serunya pertandingan tersebut, saya sempat terlelap beberapa menit.... Halah.....

Alhasil 1-0 sampai laga selesai, membuat Inter sang jagoan melenggang ke final. Namun kemenangan tersebut disambut dingin oleh pelatih Inter Mourinho. Terlihat di layar kaca, Mou hanya berjingkrak-jingkrak seperti anak kecil yang senang setelah dibelikan mainan...

Selamat kepada Inter, tunjukan permainan memukau yang serupa di final nanti. Strategi menyerang harus ditampilkan jika ingin jadi kampiun. Alternatif menempatkan Lucio sebagai penyerang lubang dan Maicon sebagai targetman pastas untuk dipertimbangkan... Jiga naon tah...

** Maaf kalo ada yang tersinggung, hanya ungkapan kekecewaan

Liga Champions : Inter lolos ke final setelah "Total Defend"

- Tidak ada komentar

Bermain dengan strategi bertahan sih sah saja demi kepentingan tim. Tetapi bermain dengan "total defend" ala Internazionale  tadi malam sih memalukan.

Demi meginjakkan kaki di Santiago Bernabeu dalam partai final Liga Champions, Inter melakukan strategi sangat tidak biasa saat dijamu Barcelona tadi malam.

Bermain catenacio ala Itali dipilih Inter agar tidak kebobolan lebih dari 2 gol. Sebagaimana kita tahu Inter memimpin agregat 3-1 hasil pertemuan pertama di Guiseppe Meazza. Jika kebobolan 2 gol, secara hitung-hitungan imbang tetapi Inter akan kalah karena gol tandang.

Walaupun Mourinho bukan pelatih asal Itali, namun iklim sepakbola Itali telah membentuk permainan bertahan yang sungguh kuat walaupun tidak menarik untuk dilihat.

Betapa tidak, permainan bertahan dengan menempatkan gerombolan pemain di area penalti termasuk pemain depan membuat penonton bosan dan geregetan.

Bahkan pada beberapa kesempatan acapkali pemain belakang Barca ikut menyerang dan dihalang-halangi oleh pemain depan Inter... Bisa kebalik ya.....??

Tapi gmana lagi, sebagai penonton netral seh saya cuma bisa kecewa. Bukan karena Baraca gagal lolos tetapi lebih kepada permainan yang aneh dan sangat tidak enak untuk ditonton, apalagi sekelas semifinal Liga Champions.

Yo wisss, selamat buat Inter.... Tampilkan permainan menarik di final ya... Jangan buat kecewa lagi penonton, gondok... Dah begadang semaleman...

Rabu, 07 April 2010

Liga Champions : Inter jinakkan CSKA 1-0 untuk ke semifinal

- Tidak ada komentar
Inter Milan tidak terlalu mengalami kesulitan untuk mengalahkan CSKA Moskow di leg 2 perempatfinal Liga Champions. Kemenangan 1-0 sudah cukup buat Nerazzurri melaju ke semifinal.

Bermain di atas lapangan sintetis Stadion Luzhniki, Rabu (7/4/2010) dinihari WIB, gol tunggal kemenangan Inter dicetak oleh Wesley Sneijder dengan tendangan bebas di menit keenam.

Kemenangan 1-0 ini membuat langkah Inter tak terhadang berkat keunggulan agregat 2-0. Dalam pertandingan pertama di Milan, pasukan arahan Jose Mourinho menang dengan skor yang sama.

Dalam pertandingan tersebut, CSKA juga harus menyudahi pertandingan dengan 10 pemain. Pada menit ke-49, tim asuhan Leonid Slutsky itu kehilangan Chidi Odiah yang mendapatkan dua kartu kuning.

Jalannya pertandingan
Inter langsung menggebrak saat laga baru berusia enam menit. Mendapat tendangan bebas tepat di luar kotak penalti, eksekusi mendatar yang dilakukan Sneijder sukses merobek gawang CSKA.

CSKA berupaya bangkit setelah ketinggalan. Memasuki menit 22, Tomas Necid mendapat peluang untuk mencetak gol. Tapi tendangan Necid dari sisi kanan kotak penalti masih menyamping.

Diego Milito, pencetak gol di leg pertama, berupaya mencetak gol lagi di menit 34. Gol gagal terjadi karena sepakan striker Argentina itu mudah saja diamankan kiper CSKA, Igor Akinfeev.

Dua menit menjelang jeda, pemain pengganti CSKA, Chidi Odiah, juga nyaris mencetak gol. Namun sepakan Odiah menyamping dan skor 1-0 buat Inter pun awet hingga turun minum.

Baru empat menit babak kedua berjalan, CSKA mendapatkan pukulan telak. Odiah harus keluar lapangan karena mendapat kartu kuning kedua setelah menjegal Samuel Eto'o.

Unggul jumlah pemain, Inter leluasa mengendalikan permainan. Tapi CSKA tak mudah menyerah. Menit 56, tendangan keras Mark Gonzalez ditahan oleh kiper Inter, Julio Cesar.

Menit 68, Sneijder hampir mencetak gol keduanya malam ini. Namun sayang buat tim tamu, sepakan gelandang asal Belanda itu masih bisa dijinakkan oleh Akinfeev. Demikian pula sepakan Dejan Stankovic semenit berselang.

Hingga waktu normal 90 menit dan masa injury time berlalu, skor 1-0 buat Inter tetap lestari dan La Beneamata pun berhak atas tiket semifinal dengan keunggulan agregat 2-0.